Browsed by
Kategori: Art

ARTJOG: Wujud Kegigihan Seni di Masa Pandemik

ARTJOG: Wujud Kegigihan Seni di Masa Pandemik

ARTJOG: Wujud Kegigihan Seni di Masa Pandemik

ARTJOG: Wujud Kegigihan Seni di Masa Pandemik, – Meski pandemik COVID-19 belum juga usai, pameran seni rupa kontemporer ARTJOG tetap digelar dengan mengusung edisi khusus Resilience pada 8 Agustus–10 Oktober 2020 di Jogja National Museum, Yogyakarta.

“Ini terinspirasi semangat para seniman yang terus berkarya di tengah keterbatasan,” kata Direktur ARTJOG, Heri Pemad.

Sedianya, ARTJOG 2020 dengan tema Time to Wonder akan digelar 23 Juli–30 Agustus 2020 namun tema tersebut terpaksa harus ditunda hingga 2021 mendatang.

COVID-19 tak membuat seni berhenti

Menurut Pemad, pandemik ini tak hanya menelan banyak korban. Ekosistem kesenian, khususnya seni rupa termasuk sektor yang terpukul hebat. Ratusan rencana pameran, art fair, festival, program residensi seniman.

Dan berbagai kegiatan publik yang menyertainya pada tahun 2020 mengalami penundaan hingga pembatalan. Termasuk ARTJOG 2020 bertema Time to Wonder.

“Yang menarik, meski ada pembatasan sosial, tapi aktivitas kesenian tidak sepenuhnya mandek,” kata Pemad.

Seniman tetap berkarya. Masa pembatasan sosial menjadi momentum mereka berfokus dengan bekerja di studio. Pemikiran dan karya-karya seni terus lahir dan dikreasikan dengan memanfaatkan teknologi.

“Itu kian menegaskan karakter para pekerja seni Indonesia yang lentur, gigih dan kreatif,” imbuh Pemad.

Situasi krisis ini justru menguji mereka untuk bisa menyumbangkan sesuatu yang lebih berarti bagi dunia.

Seniman tak hanya berkesenian, tapi juga melakukan kerja sosial

Kurator ARTJOG Agung Hujatnikajennong menjelaskan, ARTJOG: Resilience adalah kegiatan yang tidak melulu menawarkan refleksi artistik para seniman atas kondisi mutakhir seni di Indonesia pada masa pandemik. Melainkan ingin memaksimalkan semua potensi yang dimiliki ekosistem seni rupa di Indonesia.

“Inspirasi utama dari tema resiliensi adalah berbagai kerja artistik maupun sosial yang dilakukan para seniman di Indonesia selama pandemi,” kata Agung.

Situasi krisis bikin banyak seniman bergerak ulang-alik antara bekerja di rumah atau studio masing-masing. Namun tetap terlibat secara sosial dengan masyarakat luas. Selain membantu sesama seniman lewat penggalangan dana atau pameran amal, mereka juga aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Ini hanya bukti kecil bagaimana praktik artistik dalam ekosistem seni rupa bertumbuh dari kultur komunal yang mengakar dalam masyarakat,” imbuh Agung.

Aktivitas mereka dinilai sebuah cara pandang yang tidak memisahkan secara tegas antara praktik kesenian dengan kehidupan sehari-hari.

Edisi khusus ARTJOG: Resilience menunjukkan cara seniman beradaptasi

Dengan tuntutan untuk beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru, Heri Pemad Management (HPM) selaku penyelenggara memutuskan untuk menggelar edisi khusus ARTJOG tahun ini.

Pemad membantah penyelenggaraan edisi khusus ini sekadar latah mengikuti tata kebiasaan baru. Tak juga sekadar didasari keinginan untuk bangkit. Namun untuk menguji kembali ketahanan para perupa.

“Sekaligus ingin melihat lagi apa yang sudah kami capai sebagai festival yang telah 12 tahun berjalan. Juga harus bisa beradaptasi dengan berbagai keadaan, sesulit apapun,” kata Pemad.

Dan lahirlah edisi khusus bernama Resilience yang bermakna ketahanan atau kegigihan untuk bangkit secara cepat.

5 Film Terbaik Nolan

5 Film Terbaik Nolan

5 Film Terbaik Nolan Ini

5 Film Terbaik Nolan Ini – Seluruh masyarakat sepertinya sedang menunggu untuk dibuat terpukau dengan karya terbaru dari Christopher Nolan, dengan film terbarunya dengan judul Tenet. Film yang kabarnya akan ditayangkan tahun ini akan dibintangi oleh aktor-aktor kelas wahid, seperti John David Washington, Robert Pattinson, Elizabeth Debicki, Dimple Kapadia, Michael Caine, and Kenneth Branagh.

Seperti yang kita ketahui, Nolan adalah sutradara Amerika Serikat yang karyanya tidak perlu lagi kita ragukan. Jadi sebelum kita menyaksikan Tenet, berikut 5 film terbaik Nolan yang wajib kita tonton.

1. The Dark Knight Rises (2012)

The Dark Knight Rises, film terakhir dari Trilogi Dark Knight ini dibuat sangat apik oleh Nolan. Penonton dibuat terpukau oleh para aktor mulai dari Christian Bale yang berperan sebagai Batman, hingga Tom Hardy yang berperan sebagai vilain atau musuh utamanya. Salah satu film superhero terbaik!

2. Dunkirk (2017)

Diambil dari kisah nyata, Dunkirk merupakan operasi militer yang terjadi di Dunkirk, Perancis. Operasi militer ini dikenal dengan nama The Battle of Dunkirk yang terjadi saat Perang Dunia ke-2 yaitu mulai 26 Mei hingga 4 Juni 1940. Film yang sangat menegangkan dengan sinematografi epik

3. The Prestige (2006)

Dua aktor terbaik yang dimiliki dunia, Hugh Jackman dan Christian Bale, bertokoh sebagai dua pesulap yang memiliki ambisi. Ambisi dan obsesi pada karyanya membuat mereka berada pada situasi yang mendebarkan jantung penontonnya.

4. Inception (2010)

Bagaimana rasanya mimpi di dalam mimpi? Begitulah film ini berjalan. Film yang memiliki plot super menarik ini membuat beberapa penonton kebingungan tetapi takjub dengan kecerdasan Nolan dalam bercerita.

5. Interstellar (2014)

Belajar fisika melalui film, itulah yang sangat terasa sangat menyaksikan film Interstellar. Nolan sangat cerdas dan detail dalam menggambarkan dunia fisika ke dalam dunia sinema. Disuguhkan dengan tampilan apik dari aktor hingga sinematografi yang sangat membuat penonton takjub.

Belakangan ia mengaku bahwa sebenarnya membeli pesawat Being 747 ini tanpa pikir panjang lebih dulu. “Aneh membicarakan hal ini, rasanya seperti pembelian impulsif,” tutur sutradara Inception dan The Dark Knight.

Bromance Goals di Film Korea

Bromance Goals di Film Korea

Bromance Goals di Film Korea

Bromance Goals di Film Korea – Film Korea menyajikan cerita yang tidak kalah bagusnya dengan drama. Lingkup ceritanya luas mulai dari fantasi, keluarga hingga bencana alam. Menariknya, film tersebut tidak hanya menampilkan cerita yang bagus, tetapi juga ikatan persahabatan yang erat antar pemain, terutama aktor pria. Romansa persahabatan pemeran pria inilah yang disebut bromance goals.

Inilah 8 pasangan bromance paling manis di film Korea yang jarang diungkap.

1. Hyun Bin dan Yu Hae Jin (Confidential Assignment, 2017)

Kebayang gak gimana jadinya kalau detektif Korea Selatan dan mata-mata Korea Utara punya misi yang sama? Pasti saling curiga dan meremehkan. Inilah yang terjadi pada detektif Yu Hae Jin yang mendampingi Hyun Bin ketika bertugas menangkap penjahat di Korsel.

Hubungan mereka ibarat benci tapi cinta. Yu Hae Jin setia menemani kala Hyun Bin bertugas, tapi Hyun Bin terus curiga dan tak sabaran. Walaupun jarang akur, mereka dapat berkawan baik. Bahkan, Hyun Bin tinggal bersama keluarga Yu Hae Jin selama di Korsel.

2. Jung Woo Sung dan Kwak Do Won (Steel Rain, 2017)

Kepercayaan adalah unsur paling penting di film Steel Rain (2017). Jung Woo Sung dan Kwak Do Won bertemu setelah peristiwa kudeta terjadi di Korut. Namun, mata-mata Korut dan penasehat presiden Korsel itu justru akur karena keduanya ingin masalah krusial tersebut berakhir damai.

Sepanjang film, mereka mengobrol bak sahabat dan saling menyelamatkan. Adegan yang menyita perhatian adalah ketika Jung Woo Sung mulai mendengarkan KPop karena Kwak Do Won adalah fanboy G-Dragon.

3. Ju Ji Hoon dan Ma Dong Seok (Along With The Gods: The Last 49 Days, 2018)

Cuma di film Korea, ada malaikat maut yang menunda menjalankan tugas karena rasa iba. Berawal dari rasa iba, Ju Ji Hoon tak jadi mencabut nyawa seorang kakek yang dijaga oleh dewa Ma Dong Seok. Alasannya karena sang kakek hanya tinggal berdua dengan cucunya yang masih kecil.

Ju Ji Hoon malah membantu Ma Dong Seok mempersiapkan masa depan si cucu sebelum masa hidup sang kakek benar-benar berakhir. Ju Ji Hoon dan Ma Dong Seok kompak mengurusi dana investasi dan hak asuh si cucu agar masa depannya berjalan lebih baik

4. Lee Byung Hun dan Ha Jung Woo (Ashfall, 2019)

Ashfall (2019) bikin deg-degan sekaligus terharu. Tim penjinak ledakan Ha Jung Woo menemui Lee Byung Hun, petinggi militer Korut, guna meminta kode rahasia senjata nuklir. Tujuannya, untuk diledakkan di Gunung Baekdu yang ketika itu berpotensi menimbulkan bencana besar di dua negara Korea.

Aksi mereka bikin deg-degan lantaran mereka berpacu waktu sebelum gunung meletus. Tapi, akhir ceritanya sedih sekaligus terharu sih. Lee Byung Hun dan Ha Jung Woo berhasil menyelesaikan misi, walaupun salah satu dari mereka harus meninggal dunia.

5. Ma Dong Seok dan Kim Moo Yul (The Gangster, The Cop and The Devil, 2019)

Gimana jadinya kalau gangster dan polisi kompak mengejar pelaku pembunuhan berantai? Bisa kok, contohnya Ma Dong Seok dan Kim Moo Yul.

Ma Dong Seok sebagai pimpinan gangster mengerahkan anak buahnya untuk menangkap pembunuh bayaran yang hampir menewaskan dirinya. Kim Moo Yul, sebagai penegak hukum yang idealis, memimpin timnya dan bekerja sama dengan Ma Dong Seok menangkap pembunuh tersebut.

Film Keren Dari Robert Downey Jr

Film Keren Dari Robert Downey Jr

Film Keren Dari Robert Downey Jr

Film Keren Dari Robert Downey Jr – Robert Downey Jr memulai debut aktingnya pada usia lima tahun dalam film berjudul Pound milik ayahnya yang rilis tahun 1970. Dia telah bekerja secara konsisten sejak saat itu. Dia mendapatkan perhatian publik untuk serangkaian film yang ia mainkan pada tahun 80-an, kemudian memenangkan penghargaan dalam perannya di film Chaplin yang rilis tahun 1992.

Di tahun 90-an, ia menjadi terkenal karena masalah yang melibatkan obat-obatan dan alkohol. Keberuntungan dan hidupnya berubah ketika dia mendapatkan peran sebagai Iron Man dari Marvel. Film ini meraup $ 100 juta pada minggu perdana perilisannya dan mengubah hidup seorang Robert Downey Jr. Dan ini adalah 8 film terbaik dari Robert Downey Jr selain film produk

1. Less Than Zero

Dalam film ini, Robert Downey, Jr. adalah seorang remaja yang memiliki masalah kesehatan yaitu heartthrob. Dia mulai mendapatkan pujian dalam film yang diadaptasi dari buku terlaris karya Bret Easton Ellis ini.

Downey berperan sebagai Julian, seorang remaja dengan kebiasaan menggunakan narkoba yang tidak terkendali.

2. Zodiac

Robert Downey memainkan salah satu dari tiga orang yang terobsesi untuk melacak pembunuh berantai di Bay Area yang terkenal pada tahun 1970-an.

Robert Downey berperan sebagai jurnalis yang laporannya menjadikannya target Zodiac dan lawan mainnya pada film Avengers yaitu Mark Ruffalo adalah polisi yang ditugaskan untuk mengungkap misteri pembunuhan berantai tersebut.

3. Tropic Thunder

Robert Downey meraih nominasi Oscar keduanya, kali ini sebagai Aktor Pendukung dalam film yang bercerita tentang Perang Vietnam. Rpbert Downey mencuri perhatian dengan penampilannya yang lucu karena ia tidak membaca naskah dalam film ini.

Jika kamu seorang fans berat dari Robert Downey Jr, tak adalah salahnya kamu menonton 8 film terbaik dari Robert Downey Jr selain perannya sebagai Iron Man di MCU.

4. A Scanner Darkly

Ini adalah sebuah film animasi. Robert Downey memerankan karakter James Barris dalam film animasi karya Richard Linklater dari novel karangan Philip K. Dick.

Butuh waktu kurang dari sebulan untuk syuting live action dengan para aktor, tetapi kemudian butuh 18 bulan untuk menggunakan teknik interpolated rotoscoping untuk menciptakan animasi yang unik.

5. Richard III

Film tentang William Shakespeare sering dipandang rendah, terutama dalam produksi yang dilakukan oleh sekelompok aktor yang berasal dari Inggris. Tetapi Sir Ian McKellen memerankan Annette Bening dan Robert Downey, Jr. memerankan tokoh orang luar di istana kerajaan.

Film ini adalah salah satu film terbaik dari Bard dan Downey membuktikan kemahirannya dalam bermain film. McKellen menawari Downey sebuah peran setelah bekerja dengannya di Restoration, tetapi McKllen mengira Downey akan menolak peran itu, namun Downey langsung menerima tawaran itu tanpa pikir panjang.

Lagu Terbaru BCL Hasil Curhat di Buku Harian Pemberian Ashraf Sinclair

Lagu Terbaru BCL Hasil Curhat di Buku Harian Pemberian Ashraf Sinclair

Lagu Terbaru BCL Hasil Curhat di Buku Harian Pemberian Ashraf Sinclair

Lagu Terbaru BCL Hasil Curhat di Buku Harian Pemberian Ashraf Sinclair – Lagu berjudul “12 Tahun Terindah” merupakan ungkapan jujur isi hati Bunga Citra Lestari atau BCL menghadapi kesepian serta kebimbangan hati ditinggal suami tercinta, Ashraf Sinclair.

Selama lima bulan sejak kepergian Ashraf Sinclair, BCL banyak menghabiskan waktunya di rumah. Ia mencoba untuk memahami situasi, berdamai dengan keadaan dan menemukan kenyamanan menulis untuk mencurahkan isi hati dan perasaannya.

Bersama Ifa Fachir, BCL mengembangkan isi hatinya itu menjadi lagu. Bukan hanya Ifa Fachir, dalam lagu itu, BCL juga dibantu oleh Andi Rianto yang mengisi piano.

Bagi BCL, kehilangan Ashraf Sinclair merupakan titik terendah yang dihadapinya dalam hidup. Ia pun harus rela menjalani kehidupannya hanya bersama Noah Sinclair, anak semata wayangnya bersama Ashraf Sinclair.

Meski merasa kehilangan, Bunga Citra Lestari mengaku bersyukur pernah menjalani kehidupan berumah tangga bersama Ashraf Sinclair. Itu sebabnya lagu itu ia beri judul 12 Tahun Terindah.

Waktu lima bulan digunakan BCL untuk berkeluh kesah, curhat hingga bercerita mengenai kehidupannya setelah Ashraf Sinclair tiada.

Ditulis di Buku Harian

BCL mencurahkan seluruh isi hatinya sepeninggal Ashraf Sinclair di buku harian. Yang menarik, buku harian yang digunakan BCL merupakan pemberian mendiang aktor berpaspor Malaysia itu.

Menjadi Lagu

Bersama Ifa Fachir, BCL mengembangkan tulisan tersebut menjadi sebuah lagu. Kemudian Andi Rianto, sahabat BCL, ikut memainkan piano untuk melodi yang Ifa Fachir ciptakan. Hasilnya, lahir lagu pertama yang dinyanyikan BCL sepeninggal Ashraf Sinclair.

Tetap Jalani Hidup

“Lagu ini menceritakan tentang kebingungan saya menghadapi hari-hari baru. Di saat hidup berubah dalam waktu yang begitu cepat, tanpa peringatan, dan mau tidak mau harus tetap dijalani,” kata BCL melalui keterangan tertulisnya.

Kenyataan Cinta

“Dan di momen kehidupan ini juga, saya berusaha melihat lagi tahun-tahun yang sudah saya lewati bersama Ashraf. Saya merasa bersyukur, karena Tuhan memberikan saya 12 Tahun Terindah bersama Ashraf. Melalui suka dan duka dalam cinta, yang membuat saya percaya kalau cinta itu ada,” ungkap BCL.

Inilah Beberapa Buku Termahal

Inilah Beberapa Buku Termahal

Inilah Beberapa Buku Termahal

Inilah Beberapa Buku Termahal, – Buku adalah jendela dunia dan kegiatan membaca buku merupakan suatu cara untuk membuka jendela tersebut agar kita bisa mengetahui lebih tentang dunia yang belum kita tahu sebelumnya. Buku menjadi pembuka zaman untuk zaman setelahnya. Di antara buku tersebut terdapat buku yang berusia ratusan abad dan masih terpelihara hingga sekarang.

Karena nilai tinggi yang terkandung di dalamnya membuat buku tersebut memiliki harga lebih mahal dari sebuah perpustakaan. Seperti buku berikut, dibeli dengan harga mahal karena sejarah yang terkandung di dalamnya.

The Gutenberg Bible

The Gutenberg Bible - Library of Congress Bible Collection ...

The Gutenberg Bible atau Alkitab Gutenberg disebut juga dengan Forty-two-line Bible atau Mazarin Bible. Disebut dengan Mazarin Bible dikarenakan salinan pertama terletak di perpustakaan Kardinal Mazarin Paris. Kini ada 49 The Gutenberg Bible namun hanya 21 yang lengkap. Harga yang tidak lengkap mencapai 5,4 juta dolar pada tahun 1987 atau sekitar 12 juta dolar setelah inflasi.

The Book of Mormon

The Book of Mormon dicetak oleh E.B. Grandin di Palmyra, New York. Manuskrip ini merupakan salinan dari Joseph Smith yang merupakan pendiri Mormonisme pada tahun 1830. Harga dari kitab ini mencapai 35 juta dolar dan jika dihitung inflasi harganya 36, 3 juta dolar.

The Rothschild Prayerbook

The Rothschild Prayerbook - Artist Profile

The Rothschild Prayerbook adalah manuskrip Flemish abad ke-16. Buku ini berisi lukisan karya master miniatur Renaissance dan dilapisi dengan emas. Dalam buku tersebut terdapat 67 miniatur dengan satu halaman penuh.

Buku ini telah banyak mengalami pindah tangan, pada tahun 1999 dijual dengan harga 13,38 juta dolar atau 20,4 juta dolar sudah dihitung inflasi. Namun pada tahun 2014, harganya turun menjadi 13,6 juta dolar yang dimiliki oleh pengusaha Australia, Kerry Stokes.

The St. Cuthbert Gospel

Inilah Beberapa Buku Termahal

The St. Cuthbert Gospel merupakan injil yang merupakan salinan kecil dari Injil St John. Injil ini dimakamkan oleh pemilik dan penulisnya yaitu St. Cuthbert pada tahun 687. Pada tahun 1104, jenazah Cuthbert dipindahkan dan injil dimiliki secara pribadi. Namun sejak abad ke-17 buku ini diberikan pada komunitas Jesuit di Belgia. Harga injil ini adalah 14,16 juta dolar pada tahun 2012 dan jika dihitung inflasi harganya sebesar 15,46 juta dolar.

The Magna Carta

Inilah Beberapa Buku Termahal

The Magna Carta disebut juga dengan Piagam Besar yang merupakan kumpulan 1215 dokumen. Buku ini merupakan sejarah penting karena berisi tentang prinsip orang tunduk pada hukum, bahkan raja dan menjamin hak-hak individu, hak atas keadilan dan hak, hak atas pengadilan yang adil. Buku ini dihargai sebesar 21,3 juta dollar pada tahun 2007 dan jika dihitung dengan inflasi maka harganya sekarang adalah 26,1 juta dollar.

***

Semua buku tersebut tak hanya memiliki nilai sejarah tapi juga dibuat dengan karya seni. Buku tersebut kini tersimpan baik di perpustakaan ataupun dimiliki oleh miliarder dunia.

Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni, – Buku adalah jendela dunia, begitulah slogan yang sering kita dengar. Buku menjadi pembuka zaman untuk zaman setelahnya. Di antara buku tersebut terdapat buku yang berusia ratusan abad dan masih terpelihara hingga sekarang.

Karena nilai tinggi yang terkandung di dalamnya membuat buku tersebut memiliki harga lebih mahal dari sebuah perpustakaan. Seperti buku berikut, dibeli dengan harga mahal karena sejarah yang terkandung di dalamnya.

1. The Gospels of Henry the Lion

10 Buku Termahal di Dunia, Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

The Gospels of Henry the Lion adalah salah satu pekerjaan besar pada masa penerangan Romawi di Jerman Utara. Pembuatan buku ini ditugaskan kepada Duke Henry pada tahun sekitar 1175 dan 1188. Serta diciptakan oleh para biarawan di biara Benediktin Helmarshausen.

Buku yang diterbitkan pada abad ke-12 ini harganya 11,7 juta dollar pada tahun 1983. Jika dihitung dengan inflasi, buku ini seharga 29,86 juta dolar. Buku lama ini hanya ditampilkan 6 minggu per tahun di perpustakaan Herzog August di Wolfenbüttel.

2. The Codex of Leicester

10 Buku Termahal di Dunia, Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

The Codex of Leicester adalah buku dari Leonardo da Vinci yang berisi tentang pemikiran, teori dan pengamatan tentang dunia. Karya yang masih berantakan ini berfokus pada pasang surut, pusaran dan bendungan dan hubungan antara bulan, bumi dan matahari. Buku ini berhasil terjual kepada Bill Gates pada tahun 1994 seharga 30,8 juta dolar. Jika dihitung dengan nilai inflasi maka harganya 52,8 juta dolar.

3. The Bay Psalm Book

The Bay Psalm Book

The Bay Psalm Book atau artinya Buku Bay Mazmur adalah buku yang berisi tentang teks suci yang dinyanyikan selama liturgi. Sebuah komite yang terdiri dari tiga puluh penatua yang terpelajar, termasuk John Cotton, Richard Mather, dan John Eliot. Buku ini dicetak pada tahun 1650 dan yang diketahui hanya ada 11 salinan. Salah satu salinan dibeli oleh seharga 14 juta dolar atau dihitung inflasi sebesar 15.46 juta dolar. Kini buku tersebut dipinjamkan pada perpustakaan.

4. The Canterbury Tales

10 Buku Termahal di Dunia, Tak Hanya Bacaan tetapi Juga Karya Seni

‘The Canterbury Tales’ adalah buku yang berisi puisi panjang karya dari Geoffrey Chaucer pada tahun 1345 -1400. Buku yang kumpulan dari cerita peziarah ini memberikan wawasan kehidupan Inggris pada abad ke-14. Rencananya terdapat 100 cerita namun hanya selesai 24 cerita. Pada tahun 1988 buku ini terjual seharga 7,5 juta dolar atau 11,69 juta dolar setelah inflasi.

5. ‘Birds of America’

Birds of America

‘Birds of America’ adalah kumpulan ilustrasi burung dan alam karya John James Audubon. Buku ini dicetak pada tahun 1827 dan 1838. Di mana berisi burung Amerika Utara dengan menggunakan 435 cat air dan ukuran yang sebenarnya. Buku yang memiliki set empat volume ini dihargai tinggi bahkan untuk salinannya.

Tahun 2000, buku ini terjual seharga 8,8 juta dolar sedangkan salinannya terjual 5 juta dolar pada tahun 2005. Untuk edisi lengkap terjual seharga 7,9 juta dolar pada tahun 2012 sedangkan salinannya pada tahun 2018 terjual 9,6 juta dollar. Jika dihitung dengan inflasi maka harga dari buku tersebut adalah 50,6 juta dolar.

***

Semua buku tersebut tak hanya memiliki nilai sejarah tapi juga dibuat dengan karya seni. Buku tersebut kini tersimpan baik di perpustakaan ataupun dimiliki oleh miliarder dunia.